Ilustrasi obat. (Foto: Shutterstock) Jakarta - Hidangan bersantan dan daging berlemak khas Lebaran sering kali membuat masyarakat "khilaf" hingga kadar kolesterol melonjak. Kondisi ini memicu kebiasaan berbahaya: mengonsumsi obat Simvastatin secara mandiri tanpa resep dokter sebagai "senjata" instan penurun kolesterol.Padahal, para ahli menegaskan bahwa simvastatin adalah obat keras yang penggunaannya wajib di bawah pengawasan medis. Jika dikonsumsi sembarangan, alih-alih sehat, organ tubuh lain justru bisa terancam.Banyak orang salah kaprah menganggap Simvastatin bisa bekerja seketika setelah makan enak. Spesialis penyakit dalam dr Rudy Kurniawan, SpPD menjelaskan bahwa golongan obat statin tidak dirancang untuk penggunaan jangka pendek. "Simvastatin maupun golongan statin yang lain tidak bekerja untuk jangka pendek. Jadi semisal makan Simvastatin beberapa hari dengan harapan dapat menurunkan atau menjaga kadar kolesterol adalah hal yang tidak benar," tegas dr Rudy kepada detikcom beberapa waktu lalu.