Bell’s palsy adalah kondisi kelumpuhan saraf wajah yang terjadi secara mendadak, biasanya pada satu sisi wajah. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada saraf wajah (saraf kranialis VII) yang mengatur gerakan otot wajah. Bell’s palsy bukan penyakit menular dan sebagian besar penderita dapat pulih secara bertahap dengan penanganan yang tepat.
Gejala Bell’s Palsy
Gejala muncul secara tiba-tiba dan dapat berkembang dalam waktu singkat, antara lain:
• Wajah mencong atau asimetris pada satu sisi
• Sulit atau tidak bisa menutup mata di sisi wajah yang terkena
• Air liur keluar dari satu sisi mulut
• Kesulitan tersenyum, berbicara, atau mengunyah
• Penurunan kemampuan mengecap rasa dan mata terasa kering
Penyebab Bell’s Palsy
Penyebab pasti Bell’s palsy belum sepenuhnya diketahui, namun beberapa faktor yang diduga berperan yaitu:
• Infeksi virus, seperti virus herpes
• Peradangan pada saraf wajah yang menyebabkan pembengkakan dan penekanan saraf
• Daya tahan tubuh menurun
• Paparan udara dingin dalam waktu lama (pada sebagian kasus)
Cara Menghindari Bell’s Palsy
Bell’s palsy tidak selalu dapat dicegah, namun risiko dapat dikurangi dengan:
• Menjaga daya tahan tubuh, melalui pola makan sehat dan istirahat cukup
• Mengelola stres dengan baik
• Menghindari kelelahan berlebihan
• Menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh secara umum
Cara Mengobati Bell’s Palsy
Penanganan Bell’s palsy bertujuan untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi, antara lain:
• Obat antiinflamasi sesuai anjuran dokter
• Obat tambahan bila diperlukan untuk mengatasi infeksi
• Terapi wajah, seperti latihan otot wajah dan fisioterapi
• Perawatan mata (tetes mata atau penutup mata) untuk mencegah mata kering
• Kontrol rutin ke fasilitas kesehatan untuk pemantauan
Bell’s Palsy
Informasi Berita
✓ Aktif
1 kali
06 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Poli Syaraf
Stroke gara-gara Makan Sate Kambing bareng Durian, Mitos atau Fakta?
Detik - Kesehatan
17 Mar 2026