Konjungtivitis

Konjungtivitis
  • Admin
  • 1 Views

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput tipis dan bening yang melapisi bagian putih mata (sklera) dan bagian dalam kelopak mata. Karena pembuluh darah di konjungtiva melebar saat meradang, kondisi ini sering disebut juga sebagai "mata merah". Konjungtivitis dapat menyerang satu atau kedua mata dan bisa menular tergantung penyebabnya.

Gejala Konjungtivitis

Gejala konjungtivitis dapat berbeda tergantung penyebabnya, namun umumnya meliputi:

  • Mata merah akibat pelebaran pembuluh darah
  • Rasa gatal atau perih pada mata
  • Keluar kotoran mata (berair, berlendir, atau bernanah)
  • Mata terasa berpasir atau mengganjal
  • Kelopak mata lengket terutama saat bangun tidur
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia ringan)

Pada konjungtivitis alergi, biasanya disertai bersin atau hidung meler. Pada infeksi bakteri, kotoran mata cenderung lebih kental dan berwarna kekuningan atau kehijauan.

Penyebab Konjungtivitis

  • Konjungtivitis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
  • Infeksi virus – paling sering terjadi dan mudah menular
  • Infeksi bakteri – menyebabkan kotoran mata lebih kental
  • Alergi – misalnya debu, serbuk sari, bulu hewan, atau asap
  • Iritasi akibat asap, polusi, atau bahan kimia
  • Penggunaan lensa kontak yang tidak bersih

Cara Menghindari Konjungtivitis

Pencegahan konjungtivitis terutama dilakukan dengan menjaga kebersihan, seperti:

  • Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir
  • Tidak mengucek mata, terutama dengan tangan kotor
  • Tidak berbagi handuk, kosmetik mata, atau alat pribadi
  • Menjaga kebersihan lensa kontak dan menggantinya sesuai anjuran
  • Menghindari paparan alergen bagi penderita alergi

Cara Mengobati Konjungtivitis

Pengobatan disesuaikan dengan penyebabnya:

  • Obat tetes mata antibiotik untuk infeksi bakteri (sesuai resep dokter)
  • Obat tetes antihistamin untuk konjungtivitis alergi
  • Kompres mata dengan air bersih untuk meredakan peradangan dan rasa tidak nyaman
  • Pada infeksi virus, biasanya sembuh sendiri dalam 1–2 minggu dengan perawatan suportif

Jika mata sangat nyeri, penglihatan menurun, atau tidak membaik dalam beberapa hari, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat

Kategori: Poli Mata