Skoliosis adalah kelengkungan tulang belakang ke arah samping yang membentuk huruf "S" atau "C". Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, namun juga dapat terjadi pada orang dewasa.
Pada kasus ringan, skoliosis mungkin tidak menimbulkan keluhan berarti. Namun pada kasus berat, kelengkungan dapat mengganggu keseimbangan tubuh, fungsi paru-paru, hingga menimbulkan nyeri kronis.
Gejala Skoliosis
Gejala yang dapat terlihat maupun dirasakan antara lain:
- Bahu tidak sejajar
- Salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol
- Pinggang atau panggul tidak simetris
- Punggung tampak miring saat berdiri
- Salah satu sisi dada lebih menonjol saat membungkuk
- Nyeri punggung, terutama pada dewasa
- Mudah lelah saat berdiri lama
Pada anak-anak, sering kali skoliosis tidak disadari karena tidak menimbulkan nyeri di awal.
Penyebab Skoliosis
Beberapa penyebab yang dapat memicu skoliosis:
- Kelainan bawaan (kongenital)
- Skoliosis idiopatik (penyebab tidak diketahui, paling sering terjadi pada remaja)
- Kelainan neuromuskular (misalnya cerebral palsy, distrofi otot)
- Perbedaan panjang kaki
- Postur tubuh yang buruk (dapat memperburuk kondisi, meski bukan penyebab utama)
Faktor Risiko Skoliosis
- Usia pertumbuhan (10–15 tahun)
- Riwayat keluarga dengan skoliosis
- Gangguan saraf atau otot
- Perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami progresivitas
Cara Menghindari Skoliosis
Tidak semua skoliosis dapat dicegah, terutama yang bersifat bawaan. Namun beberapa langkah berikut dapat membantu:
- Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, terutama pada anak usia sekolah
- Menjaga postur tubuh yang baik
- Menggunakan tas sekolah dengan beban seimbang
- Rutin berolahraga untuk memperkuat otot punggung
Deteksi dini sangat penting agar kelengkungan tidak semakin berat.
Cara Mengobati Skoliosis
Penanganan tergantung pada derajat kelengkungan dan usia pasien:
1. Observasi (Pemantauan)
Dilakukan pada skoliosis ringan dengan kontrol rutin untuk melihat perkembangan.
2. Brace (Penyangga)
Digunakan pada anak atau remaja yang masih dalam masa pertumbuhan untuk mencegah kelengkungan bertambah parah.
3. Fisioterapi
Bertujuan untuk:
- Menguatkan otot punggung
- Memperbaiki postur
- Mengurangi nyeri
4. Operasi
Dilakukan pada skoliosis berat atau yang terus memburuk. Operasi bertujuan untuk meluruskan dan menstabilkan tulang belakang menggunakan implan khusus.